Kid in the Ribcage
EN translated
In my chest, I feel something home again. Move closer and hear a faint voice, small soul. Step by step I go near. Oh, I thought the kid who lived among my ribs and toy baskets had grown up. Turns out, is still tiny, not as naughty as before. I look again, i hear shaky grumbling in a corner. I hear no whine, no mutter, no, not even a laugh. I take a few more steps, then those dim crystal eyes meets my curious eyes. “I am sorry for neglecting you.” I give up, my hugest hug, I stroke it’s messy hair, “Let us play together again.”
Anak Kecil di Dalam Dada
ID original
Di dalam dada, aku kembali merasakan keberadaan yang tak asing lagi. Ku dekati ada suara samar-samar seperti anak kecil, ku melangkah semakin dekat dan dekat. Oh kukira bocah yang berada dalam rusuk keranjang mainan sudah tumbuh besar. Ternyata dia masih saja mungil dan tak seusil dulu. Dilihat-lihat dia sekarang menggerutu di pojok sudut tembok. Aku tak mendengar rengek, gumam, dan keluhan, tertawa pun nihil. Aku dekati lagi beberapa langkah, akhirnya dia menoleh masuk ke mata penasaranku. “Maafkan aku yang telah mencampakanmu.” Kudekap, kuelus rambut acaknya, “Mari kita bermain bersama lagi.”